Waterproofing Membrane Tempel pada penampungan limbah/air

Waterproofing Membrane Tempel pada penampungan limbah/air

Waterproofing Membrane Tempel (Self Adhesive) adalah lembaran kedap air dari bahan bitumen dengan salah satu sisi memiliki perekat bitumen yang berfungsi sebagai pengikat antara permukaan beton dengan lembaran waterproofing dan melindungi beton dari air
Waterproofing Membrane Tempel (Self Adhesive) adalah lembaran kedap air dari bahan bitumen dengan salah satu sisi memiliki perekat bitumen yang berfungsi sebagai pengikat antara permukaan beton dengan lembaran waterproofing dan melindungi beton dari air. Cocok untuk area luas seperti atap beton, kolam renang, tangki air, dinding dan lantai ruang bawah tanah, dll. 
Seperti halnya pada proyek pekerjaan pada sebuah pabrik fiber optik PT.Surya Cipta di Kawasan Industri Karawang. 

Kali ini pekerjaan membrane tempel dilakukan pada penampungan air limbah.  Material yang digunakan adalah Polystick TU Plus 3mm volume 234,24 m2 pada area beton luar, dan dilakukan waterproofing coating dengan volume 513,96 m2 pada bagian dalam dengan menggunakan material cementious coating brushbond grey ex fosroc.

Polystick Tu Plus memiliki ketahanan suhu yang amat baik dan proses pekerjaannya pun relatif lebih mudah.  Sistem aplikasi bahan ini adalah pada bidang positif beton dan juga bidang negatif beton. Setiap lembaran dapat digunakan untuk atap tertutup ataupun terbuka.

Metode pekerjaan :
1. Bersihkan permukaan beton yang akan dilapisi waterproofing membrane dengan menggunakan       gerinda, pastikan setiap bidang dan permukaan sudah benar-benar bersih.
2. Aplikasi primer coating waterbast pada permukaan beton yang akan dipasang waterproofing membrane
3. Pastikan primer coating benar-benar menutup semua permukaan
4. Pasang waterproofing membrane secara merata keseluruh permukaan beton dengan sambungan overlap kurang lebih 10cm
5. Tes rendam / penggenangan air selama 1x24 jam (jika dimungkinkan) dalam kasus pekerjaan retaining wall seperti ini tidak perlu di lakukan test rendam.
6. Jika dilakukan test rendam dan ketinggian air tidak berkurang maka bisa dipastikan tidak terjadi kebocoran.
KLIK UNTUK LIHAT DOKUMENTASI